EVENT RACE

RED BULL VALPARAISO CERRO ABAJO

Musim lomba sepeda gunung 2019 belum dimulai. Namun seperti tahun-tahun sebelumnya, ada beberapa event yang menjadi ajang “pemanasan” sebelum musim dimulai. Lomba Urban Downhill “Red Bull Valparaiso Cerro Abajo” bisa dianggap sebagai event pembuka untuk nomor downhill.

Dalam edisi ke 17 tahun ini, pembalap tuan rumah Chili, Pedro Ferreira menjuarai event yang diadakan di kota pelabuhan utama pantai barat Amerika Selatan ini. Tanggal 10 Februari lalu ia mengalahkan juara bertahan Tomas Slavik dari Republik Cek yang terjatuh di Jessica’s Yard, salah satu fitur lintasan. Selain Slavik, posisi ketiga kualifikasi Jerónimo Paez juga terjatuh di Faro Azul Hostel.

Lomba diadakan dalam cuaca yang cukup cerah dalam lintasan 1,9 kilometer dengan vertikal drop 230 meter. Obstacle yang berbeda dari yang biasa dihadapi downhiller, diselingi dengan trek pedalling menuntut skill dan power dari para rider. Run yang istimewa dicatat pembalap tuan rumah Felipe Agurto, penggunaan dropper post membuatnya berhasil meraih gelar runner up dari posisi kualifikasi ke sembilan.

Salah satu obstacle yang ada di event ini adalah Bocaccio, sesi menuruni tangga sepanjang 202 meter yang memakan korban pembalap Ekuador, Mario Darrin saat latihan hingga ia harus dievakuasi dan saat lomba berlangsung sedang dioperasi di negaranya. Kesulitan bagian ini juga diakibatkan sempitnya lintasan yang hanya beberapa sentimeter lebih lebar dari stang sepeda.

Bocaccio, special section menuruni tangga sepanjang 202 meter

Kesulitan lain juga terkait dengan medan lomba urban yang bukan habitat asli sepeda gunung. Starter pertama, pembalap Selandia Baru yang pernah berlomba di Asia Pacific Downhill Challenge di Bali, Wyn Masters harus rela mencetak waktu buruk akibat selip. Ban sepeda gunung yang didesain untuk medan tanah sulit mendapat traksi kembali saat mengalami selip di permukaan urban seperti beton atau aspal. Kesulitan itu juga bertambah karena pembalap tidak bisa menggunakan ban urban assault karena permukaan lintasan tidak bersih seperti halnya skate park. Ini dialami Jerónimo Paez yang terjatuh setelah Faro Azul Hostel di permukaan transisi tanah dan aspal. Sementara Jessica’s Yard tempat Tomas Slavik terjatuh berpermukaan beton.

Urban downhill memang belum menjadi olahraga mainstream sehingga sepeda dan komponennya belum dikembangkan untuk sub genre ini. Kesulitan dalam mengadakan event urban downhill menjadi alasan jarangnya lomba seperti ini. Tapi walaupun begitu Red Bull Valparaiso Cerro Abajo menjadi salah satu event yang menarik hingga menjadi ajang unjuk gigi pembalap dari regional Amerika Selatan sebagai tuan rumah.

0 comments on “RED BULL VALPARAISO CERRO ABAJO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: