MENGINTIP PROGRAM PELATIHAN DI POPO ARIO RACING SCHOOL

Musim kompetisi memasuki masa rehat atau off season,terutama untuk kalender balap sepeda nomor Downhill yang banyak dimanfaatkanpara ridernya untuk berlibur atau mempersiapkan menyongsong musim balap 2019 yang tentu dengan target masing-masing dari mereka agar memperoleh hasil yanglebih baik dari sebelumnya. Meningkatkan skill balap menjadi pilihan beberaparider downhill agar selain mampu mempertahankan kondisi fisik, juga untukmenaikkan kemampuan mereka di atas sepeda maupun secara fisik.

Sesi pemanasan sebelum memulai run

Popo Ario Sejati, rider pelatnas Downhill ini memanfaatkan waktu luang off season untuk membagikan pengalaman dan ilmunya kepadarider-rider “junior” yang diwadahi dalam akademi balap bernama Popo Ario Racing School. Akademi yang telah ia bentuk sejak tahun lalu dan berbasis di Malang ini banyak diikuti oleh rider-rider mulai tingkatan kelas balap Youth sampai Elite, “Tentu dengan porsi latihan yang berbeda selama coaching di PAR baik mereka yang dari kelas Youth, Junior maupun Elite” sambung Popo saat ditemui Braderian hari ini.

Kebetulan kami mendapat kesempatan untuk meliput agenda latihan Popo Ario Racing di Pacet hari ini (12 Desember 2018), memakai trek DH di kawasan air panas Pacet yang kembali dibuka beberapa waktu lalu menjadi agenda yang terjadwal dalam program coaching yang diselenggarakan mulaiminggu kemarin dengan waktu program selama kurang lebih 2 mingguan. Dibantu dua orang mentor yang juga rekan Popo yakni Aris Pay dan Robert Agung Wahyudi yangmembantu di program akademi balap ini sebagai pelatih fisik dan teknik dan menggembleng lima rider dari Yogyakarta dan Malaysia yang semuanya dari kelas balap Youth.

Para peserta coaching di Popo Ario Racing 

Gerdi Algasia dan Paundra Yudha yang berasal dari kota Gudeng Yogyakarta serta tiga rekan mereka yang berasal dari Malaysia yakni Rajai, Seng Huang, dan Adam Daniel dengan rata-rata umur mereka di kisaran SMP-kelas 11 SMA digembleng oleh Aris Pay dengan beberapa metode pelatihan. “Kami di sini tak hanya melakukan program latihan fisik dan teknik saja, program latihan psikologi menjadi poin yang harus digabungkan selain dua aspek tersebut. Karena jika hanya melatih fisik dan teknik tanpa pendampingan psikologis akan sedikit susah untuk berkembang ke arah yang lebih bagus” tutur rider yang malangmelintang di lintasan kompetisi MTB XC ini.

Loading menuju ke titik start

Menurut Aris Pay program yang diajarkan selama coaching diPopo Ario Racing School ini bisa dijadikan pedoman terutama bagi mereka yang baru memulai balap di nomor downhill terutama untuk rider youth yang butuh pendampingan sebelum mereka menjadi calon atlet. “Porsi latihan kami sesuaikan dengan penilaian awal kami soal bagaimana kemampuan dari masing-masing mereka,karena mereka memiliki kemampuan fisik, psikis dan teknik yang berbeda-beda. Disini kami gembleng untuk melampaui pencapaian mereka sebelumnya” lanjut Aris.

Program latihan berupa pelatihan fisik di Gym untuk meningkatkan kapasitas kemampuan fisik mereka, pendampingan psikis untuk beberapa kasus tertentu seperti “ketakutan” melibas beberapa obstacle tertentu,dan pelatihan teknik langsung di trek seperti Tutur Welang, Klemuk dan Pacet pada hari ini. “Mereka tentu kami beri waktu libur selama menjalani pelatihanini, kurang lebih dalam tujuh hari ada sehari mereka off latihan maupun recovery setelah pelatihan setiap harinya untuk menjaga kondisi mereka” ungkapPopo seraya memberikan arahan pemanasan sebelum lima peserta coaching Popo ArioRacing memulai run di trek Klemuk.

Praktik di trek menjadi penting untuk bahan evaluasi

Untuk fasilitas pelatihan di Popo Ario Racing ini meliputipenginapan selama coaching, akomodasi selama pelatihan, dan pemantauan konsumsiserta kondisi para peserta dengan pengontrolan makanan serta pemantau kebugaranyang dipegang langsung oleh tim Masseure yakni Asisil. Paket program yang ditawarkan cukup terjangkau yang sebandingdengan benefit yang peserta terima setelah mengikuti coaching ini, “Kami memberikan gambaran awal untuk rider Youth ini bagaimana cara mereka mengembangkan kemampuan mereka di atas lintasan sehingga nanti jika sudah selesai program ini mereka bisa mempraktikkannya di tempat masing-masing” tutup Popo kepada Braderian. Bagaimana? Tertarik untuk bergabung? silahkan kontak Popo Ario Racing School!

Semoga sukses Popo Ario Racing!

Pict:Braderian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: