WISATA HITS BANYUWANGI (1)

Cukup lama saya tinggal di Jawa Timur. Kota Banyuwangi beberapa tahun yang lalu hanya dikenal sebagai kota yang menyediakan penyeberangan ke Pulau Bali melalui Pelabuhan Ketapang. Sangat jarang wisatawan singgah disana, karena tidak tau ada tempat menarik terlebih wajah kota yang tampak kotor. Namun sejak 2010, Banyuwangi berbenah diri dengan hebat. Dari tahun ke tahun pemerintah kota telah menjalankan program perbaikan kota: seperti program pengolahan sampah, membangun banyak Ruang Terbuka Hijau (RTH), membuat banyak festival setiap bulan, dan memperkuat sektor parisiwata. Tak salah Bupati Abdullah Azwar Anas membaca ada potensi luar biasa di alam Banyuwangi, sehingga titik-titik yg terhubung dengan pariwisata dibenahi. 

Tak hanya tradisinya, keindahan alam Banyuwangi pun layak disandingkan dengan Bali. Awal tahun 2016 lalu, Banyuwangi sebagai perwakilan Indonesia berhasil meraih penghargaan terbaik di ajang United Nations World Tourism Organization (UNWTO) Awards ke-12 yang berlangsung di Madrid, Spanyol, berhasil meraih penghargaan The Winner of Re-Inventing Goverment in Tourism dalam kategori Innovation in Public Policy Governance. Penghargaa tersebut tentu menunjukkan pemerintah tak main-main dalam mengembangkan pariwisata Banyuwangi. Makanya, sayang sekali kalau Brader belum pernah berkunjung ke tempat yang dijuluki The Sunrise of Java ini.


Cara ke Banyuwangi

Brader bisa sampai ke Banyuwangi mulai dengan bus, kereta, atau pesawat. Maret 2018 lalu sy mencobanya menggunakan pesawat dari Surabaya-Banyuwangi. Sudah tersedia rute direct-flight, ditempuh + 1 jam, sampai di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, atau sekitar 1 jam 40 menit kalau berangkat dari Jakarta (direct flight). Cek penerbangan:  Garuda Indonesia atau Lion Air

Ada opsi naik kereta atau pesawat.  

Jika Brader memilih naik Kereta, berikut misalnya: Dari Stasiun Gambir (GMR) Jakarta naik Kereta Api jurusan Surabaya Gubeng. Bangun Karta mulai dari 750 ribu PP/ Bima mulai dari 790 ribu PP. Dari Stasiun Gubeng (SGU) Surabaya. Naik lagi Kereta Api jurusan Stasiun Banyuwangi Baru (BW). Sri Tanjung mulai dari 188 ribu PP atau Mutiara Timur mulai dari 200 ribu PP.  Kalau dari Bali menuju Banyuwangi, biasanya banyak yang memilih dengan travel (mini bus).  

Perjalanan dengan Kereta tak kalah menariknya. Tak hanya fasilitas dan layanan dalam kereta yang kini lebih baik, stasiun kereta juga telah diperbaiki, pemandangan di sekitar Situbondo, Jember, dan Banyuwangi juga membuat mata lebih fresh! Saya telah mencoba melalui perjalanan dengan kereta rute Banyuwangi – Jember.

OK, lanjut saja, berikut tempat wisata yang wajib dikunjungi di Banyuwangi: 

1. Jawatan Benculuk, ala Lord of the Rings.

Sekitar tahun 1950an tempat ini dibangun sebagai area resapan air dan penimbun kayu jati yang dikelola oleh Perhutani Banyuwangi. Namun seiring waktu, keberadaan pohon trembesi yang rindang dan menjulang tinggi menciptakan sebuah pemandangan yang eksotis, semakin hari banyak orang yang datang ke Jawatan Benculuk untuk menikmati pesonanya. Lama-kelamaan, hingga sekarang ini, Jawatan Benculuk juga dikenal sebagai tempat wisata. Juga tempat bagi Brader yg punya hobi hunting foto.

Jawatan Benculuk, Banyuwangi. Foto:  IG @sigitdim.

Waktu yg paling tepat adalah di kala pagi atau sore hari, ketika sinar matahari menerobos masuk melalui celah-celah pepohonan sehingga tampak magis. Banyak orang berpendapat, ambience di Jawatan Benculuk ini mirip pemandangan hutan seperti di film Lord of the Rings

Jawatan Benculuk, Banyuwangi. Foto: IG @commaditya 

2. Waduk Bajulmati ala Raja Ampat.

Saya sendiri sempat ke Raja Ampat, Sorong, PapuaWaduk Bajulmati ini konon mirip seperti alam di Raja Ampat. Terletak di perbatasan antara Banyuwangi dan Situbondo, waduk ini menampung 10 juta meter kubik air. Waduk yang baru dibuka pada bulan Juli 2016 ini dianggap memiliki panorama keindahan yang mirip dengan Raja Ampat dikarenakan adanya gundukan-gundukan menyerupai pulau-pulau kecil di area waduk. 

Waduk Bajulmati, Banyuwangi. Foto: IG @yennysulistyo

Saya belum pernah ke sini, rasanya cukup membuat sy penasaran, jika ada kesempatan akan sy kunjungi. Info yang sy dapat dari teman di Banyuwangi, di area Waduk Bajulmati ini punya wadah kegiatan adventure cukup beragam, mulai dari ATV, speed boat, sarana outbound sampai kafe, wah sepertinya malah lebih seru dari Raja Ampat ya!

Waduk Bajulmati, Banyuwangi. Foto: IG @rikisetiyawan 

Untuk menuju ke sana, berikut bisa diakses melalui google maps. Waduk Bajulmati cepat menjadi primadona tujuan wisata baru karena dekat dengan Kawasan Taman Nasional Baluran.  Jika menggunakan kendaraan dari Kota Banyuwangi, Brader bisa mengarahkan menuju Pelabuhan Ketapang – Pantai Watudodol – Jalan Lintas Banyuwangi – Situbondo – Pasar Bajulmati – Pintu Masuk Taman Nasional Baluran. Setelah melewatinya sekitar 10 menit terdapat gapura di kiri jalan untuk menuju lokasi.

bersambung….. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: