ROHAN DENNIS JUARA DUNIA 2018 ITT MEN ELITE

Setelah sapu bersih pembalap Belanda di nomor Individual Time Trial (ITT) Women Elite, 26 September ini giliran pembalap Men Elite bertanding memperebutkan jersey pelangi juara dunia ITT 2018. Hari ini pembalap putra bertanding dalam jarak 52,1 kilometer dengan elevation gain 520 meter dari Rattenberg ke Innsbruck. Tanjakan sebelum Split 2 dengan kemiringan rata-rata 7% dan 14% di beberapa tempat mengubah peta persaingan dan menyulitkan pembalap.

Juara dunia 2017 Tom Dumoulin (Belanda), pemenang etape ITT Giro d’Italia dan Vuelta Espana Rohan Dennis (Australia), dan pembalap Inggris Alex Dowsett diunggulkan memenangi nomor ini. Dennis dan Dowsett juga pernah memegang rekor bersepeda satu jam di tahun 2015.

Jalannya lomba cukup menarik. Rohan Dennis menebar ancaman dari awal lomba dengan menjadi yang tercepat di Split 1 (pada jarak 16,6 kilometer), lebih cepat 8 detik dari Tom Dumoulin. Pembuktian kecepatan tercermin di Split 2 yang berada di puncak tanjakan. Tanjakan dari ketinggian 600 ke 900 meter hanya dalam jarak 5 kilometer ini membuat banyak spesialis time trial keteteran. Di titik ini pun kecepatan Rohan Dennis lebih baik 1’1″ dari Tom Dumoulin.

Di garis finish, pemimpin lomba terus berganti, sesuai dengan urutan start. Tidak adanya negara dominan membuat pembalap unggulan start di akhir lomba. Setelah Patrick Bevin, Nelson Oliviera, dan Michal Kwiatkowski menduduki hot seat, pembalap Belgia Victor Campenaerts dipastikan merebut medali. Victor yang start ke 5 dari terakhir meraih waktu 1 jam 4’24,19″. Kecepatan ini sangat sulit dikalahkan Vasil Kiryienka dan Jonathan Castroviejo, pembalap yang start setelah Victor, dan telah disalip Rohan Dennis di lintasan. Rohan Dennis sendiri mencatat waktu 1 jam 3’45,53 dalam kecepatan rata-rata 49,6 kilometer per jam. Pembalap yang start terakhir, juara bertahan Tom Dumoulin dari Belanda gagal menandingi catatan waktu Rohan Dennis dan meraih medali perak dengan defisit waktu 1″21,09″.

Untuk nomor ini Indonesia mengirimkan pembalap Dealton Nur Arif Prayogo, yang start di urutan ke 6. Sayangnya kecepatan Dealton masih jauh dibanding pembalap kelas dunia. Saat finish, ia tertinggal 13 menit dari Jan Barta yang menduduki hotseat  saat Dealton finish. Di klasemen akhir, Dealton berada di posisi 54, tertinggal 17’33,55″ dari Rohan Dennis.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: