BIKE CHECK: SCOTT SPARK 900 RC NINO SCHURTER WORLD CHAMPIONSHIP EDITION

“My Swiss Army Knife for world championship”

Seperti itu tulis pembalap asal Swiss dan juara dunia XCO delapan kali ini menulisnya di postingan instagram beberapa waktu lalu. Pada ajang world championship di tanah kelahirannya, Lenzerhaide, Swiss tahun ini Scott sebagai bike support Nino kembali membuatkan desain spesial di sepeda Scott Spark RC900 ini. Mulai decal dan warna yang merepresentasikan “negeri jam” dan beberapa detail yang juga ciri khas Nino.

Frame sepeda memakai tipe fullsuspension beroda 29 dengan rearshock rentang e to e 190mm. Size roda besar ini cukup untuk diajak high candance di tanjakan yang merupakan spesialisasi Nino waktu balapan. Yang menarik di sepeda ini adalah pemakaian drivetrain dari SRAM, Nino memakai purwarupa mekanisme pengoperan gigi sepedanya dengan tipe XX1 EAGLE ETap. Kalau brader tidak asing dengan seri ETap dari Sram yang merupakan mech elektrik wireless yang dikembangkan oleh SRAM yang sejauh ini dipakai di genre road dengan seri Red ETap. Namun tahun ini sepertinya mereka menampilkannya di lineup MTB yang tentu tak banyak berubah dibanding seri Red yang tentu memyesuaikan bentuk komponen di MTB.

Shifter Sram XX1 Etap mengeliminasi kabel shifter dan membuat tampilan lebih simpel

Konfigurasi 10-50T untuk belakang dan single crankset profil 38T di bagian depan cukup ampuh bagi Nino yang tercatat telah memenagkan race XCO World Cup sebanyak 30 kali ini, rasio yang lebar memberikan Nino cukup banyak pilihan konfigurasi gear yang tentu sangat dibutuhkan di race XCO sekelas world cup atau world championship kali ini.

Karakter lintasan di Lenzerhaide yang bervariasi dan lebih banyak tanjakan daripada turunan memberikan Nino opsi untuk memakai fork travel pendek (100mm) di Rockshox SID nya ini. Dipadu dengan kokpit handlebar stem yang terintegrasi layaknya barset roadbike yang juga lineup terbaru dari brand Syncros memberikan spesifikasi stem negatif untuk menunjang riding style Nino yang cepat di medan tanjakan. Absennya dropper post di banyak sepeda rider pada ajang world champ kali ini cukup masuk akal, karena beberapa section turunan trek tak terlalu terjal dan butuh tambahan dropper post seperti di seri wold cup, Albstatd atau Nove Mesto yang cukup curam dan teknikal sehingga banyak terpasang part ini di seattube sepeda rider.

Kalau menurut Braderian, Scott Spark RC900 Nino ini cukup keren dan outstanding di trek apalagi posisi juara bertahan pasti start dari row depan dan cukup atraktif dari segi pemilihan warna. Semoga Nino meraih hasil baik dengan mempertahankan gelar juaranya dan menyabet predikat world champion ke sembilan kalinya. Nice!

Word:Braderian

Pict: dok Braderian (via Ig @Nschurter)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: