DUO SRIKANDI INDONESIA TANTANG TANJAKAN TERSADIS SE-ASIA

Duet Srikandi Sepeda Indonesia siap harumkan nama bangsa di tanjakan paling sadis se-Asia di ajang: Maxxis Taroko International Hill Climb 2018

Jakarta, 6 Juni 2018—Kendati bukan atlit professional, namun Helen Tan dan Andhina Ayuningtyas memiliki ketangkasan, kegigihan serta catatan prestasi sebagai amatir dalam menekuni olahraga sepeda balap yang telah menarik perhatian peminat olahraga sepeda dan komunitas sepeda seantero Indonesia dan menjadikan duet Srikandi ini sebagai pilihan pas untuk berlaga di ajang Maxxis Taroko International Hill Climb 2018.

Maxxis Taroko International Hill Climb 2018 merupakan lomba sepeda balap sepanjang 90km dengan elevasi 3.275,4 meter (nyaris setinggi Gunung Rinjani di Indonesia). Tanjakan dengan elevasi maut ini melalui alam asri di Taman Nasional Taroko di Taiwan, menjadikan ajang ini tantangan yang tidak ada duanya di dunia. Edisi ke-7 acara ini akan berlangsung pada tanggal 24 Juni 2018.

“Saya merasa terhormat dapat mewakili Indonesia dan khusus mewakili para pesepeda perempuan amatir dalam ajang yang prestisius ini.”, ujar Helen Tan.

“Maxxis Taroko International Hill Climb 2018 menarik minat ratusan pesepeda amatir mancanegara dan sudah saatnya ada perwakilan Indonesia di ajang ini,” lanjut Helen Tan yang sehari-harinya berprofesi sebagai Direktur Operasional suatu perusahaan pemasok perlengkapan medis ternama di Indonesia.

Helen dikenal oleh publik sebagai penggiat olahraga endurance termasuk lari, sepeda balap dan triathlon. Prestasinya dalam berbagai cabang olahraga endurance mencakup juara pertama di ajang sepeda balap GFNY Bali pada Februari 2018 dan juara pertama di ajang lari dan sepeda Powerman Indonesia pada bulan April tahun ini 2018.

“Jalur yang akan saya lalui di Maxxis Taroko International Hill Climb 2018 betul-betul menantang dari segi tingkat kesulitan, tapi di saat yang bersamaan saya akan termotivasi akan pemandangannya yang indah dana lam yang asri,” ujar Andhina Ayuningtyas, pilot berusia 30 tahun yang merupakan pecinta olahraga outdoor.

Sebelum terjun ke hobi sepeda balap beberapa tahun silam, Andhina terkenal sebagai pelari trail dan gunung yang berprestasi dan pesepeda MTB (mountain bike) yang terkenal di khalayak MTB. Berikut profile singkat tentang Helen & Andhina. Secara khusus Braderian juga pernah berbincang dengan Andhina, mengenai kesehariannya dalam aktifitasnya di dunia sepeda & lari.

Pengiriman tim ini mendapatkan dukungan Maxxis Indonesia, Masafi Aqua Beverage, NS Battery, Rimba by Ayana, Rudy Project, Aqua Beverage dan Soulbox.

“Maxxis Indonesia bangga dapat mendukung keberangkatan tim pesepeda perempuan pertama ini,” ujar Yudhi Satya selaku perwakilan dari Maxxis Indonesia, sponsor utama ajang Maxxis Taroko International Hill Climb 2018 dan Team Maxxis Indonesia.

“Kami berharap kiprah kedua Srikandi sepeda ini dapat menginspirasi pesepeda lainnya, khususnya perempuan, untuk terus menyongsong tantangan bagi diri mereka, khususnya dalam bersepeda,” ujar Kinny Lipita Ramli selaku perwakilan dari Maxxis Indonesia.

Release dari presscon 6 Juni 2018.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: