BIAR FOTO BERSEPEDA BRADER MAKIN KEREN!

Siapa yang punya agenda bersepeda, tapi melewatinya tanpa foto bareng, foto pemandangan, atau selfie? Semua melakukannya, berfoto sudah menjadi agenda wajib kita untuk merekam jejak petualangan apa yang telah kita lalui.  Terlebih dengan dukungan beragam perangkat pengambil gambar yang kian terjangkau dan canggih. Kini kualitas foto netizen yang beredar di social media pun semakin baik, ditambah lagi banyaknya dukungan aplikasi gratis pengedit foto, foto brader bak produk proffesional.

Ada hal basic supaya biarpun foto brader tidak diedit, hasil tetap maksimal. Secanggih apapun aplikasi pengedit gambar, foto asli sebagai bahan dasar tetaplah bintang utamanya. Teknik jepret brader memegang peran penting, sedangkan aplikasi edit foto berguna untuk memoles atau memperkuat tujuan foto brader. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:


Ruang Kosong (White Space)

Ruang kosong dimaksudkan agar foto brader tidak terlalu padat/ramai dalam penempatannya pada sebuah bidang. White space bukan berarti latar belakang putih, tapi ruang yang tanpa makna menonjol tapi fungsinya memperkuat makna objek utama dan menjadikan objek tersebut lebih dominan. Ruang kosong bisa berupa langit, padang rumput, tembok, atau apapun latar belakang yang tidak membuat foto terlihat crowded.

Ruang kosong pada foto akan membuat object lebih dominan

white space memperkuat makna objek utama

 


Kejelasan (Clarity)

Kejelasan atau clarity mempengaruhi penafsiran penonton akan sebuah karya. Bagaimana sebuah karya tersebut dapat mudah dimengerti dan tidak menimbulkan ambigu/ makna ganda. Lingkungan di sekitar objek harus relevan dan memperkuat pesan foto.

Foto: Pinterest /imloveit


Kesederhanaan (Simplicity)

Dunia ini sudah cukup gaduh, foto yang menyajikan pesan sederhana akan lebih cepat ditangkap oleh viewer. Kesederhanaan menuntut penciptaan karya yang tidak lebih dan tidak kurang, cukup. Pencapaian kesederhanaan mendorong penikmat untuk menatap lama dan tidak merasa jenuh, membuat penikmat merasa terlibat dalam di dalam foto.

Foto: Pinterest /Adam Cooke


Emphasis (Point of Interest)

Emphasis atau disebut juga pusat perhatian, merupakan pengembangan maksud dominasi objek yang bertujuan untuk menonjolkan salah satu unsur sebagai pusat perhatian. Tak jarang menimbulkan kesan artistik. Terserah brader mau menggunakan teknik panning, atau mendapatkan blur (bokeh) di sekitar objek, hasilnya akan menawan.

Foto: Pinterest /Jayne LM


Kesatuan (Unity)

Kesatuan merupakan salah satu prinsip dasar tata rupa yang juga menarik. Tidak adanya kesatuan dalam sebuah foto akan membuat karya tersebut terlihat cerai-berai, membuat karya tersebut tidak nyaman dipandang. Prinsip ini sesungguhnya adalah prinsip hubungan antar unsur. Jika salah satu atau beberapa unsur rupa mempunyai hubungan (warna, raut, arah, dll), maka kesatuan (unity) telah tercapai.

Foto: Pintrerest /Listioro


Keseimbangan (Balance)

Karya seni, foto, dan desain harus memiliki keseimbangan agar nyaman dipandang dan tak membuat gundah gulana. Seperti halnya jika kita melihat pohon atau bangunan yang akan roboh, kita merasa tidak nyaman (meskipun kadang tampak artistik). Dalam bidang seni, keseimbangan ini tidak dapat diukur tapi dapat dirasakan, yaitu suatu keadaan dimana semua unsur dalam sebuah karya tidak ada yang saling membebani.

 

 


Irama (Rhythm)

Pengulangan gerak atau alur yang teratur dan terus menerus. Dalam bentuk alam bisa kita ambil contoh pengulangan gerak pada ombak laut, barisan semut, gerak dedaunan, dan lain-lain. Prinsip irama sesungguhnya adalah hubungan pengulangan dari unsur rupa.

Foto: Pinterest /SprintDesign

 


Dominasi (Domination)

Merupakan salah satu prinsip dasar tata rupa yang jika Brader jeli membidiknya, maka seberapa ramainya keseluruhan foto, objek utama tetap selalu menjadi penarik perhatian. Sifat unggul dan istimewa ini akan menjadikan suatu unsur sebagai penarik dan pusat perhatian. Dalam dunia desain, dominasi sering juga disebut Center of Interest, Focal Point dan Eye Catcher. Dominasi mempunyai bebrapa tujuan yaitu utnuk menarik perhatian, menghilangkan kebosanan dan untuk memecah keberaturan.

Foto: Pinterest /Raffaele Spiazzi

Sekian, semoga foto Brader makin kece, kami tunggu jepret2an Brader post di FB Braderian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: