KAMPUNG LUMBUNG HOTEL BATU, SURGA TERSEMBUNYI

Ada beberapa kemungkinan Brader bisa menemukan dan mendarat di halaman (post) ini. 1. mungkin karena Brader pembaca loyal blog ini, sehingga update apapun di post kami selalu menarik untuk Brader baca ( 😁 semoga). 2. mungkin karena dianterin om google singgah ke post ini karena input beberapa keywords tentang hotel di batu.

Kenapa saya menebak-nebak seperti ini, karena tema post kali berbeda dari biasanya. Sejauh ini, blog Braderian didominasi artikel tentang sepeda (kami akan tetap konsisten seperti itu), tapi kali ini saya membahas tentang Hotel. Sebenarnya konten Braderian.co bukan hanya tentang sepeda, tapi juga tentang hal-hal yang terkait dengan gaya hidup, seperti post kali ini tentang pengalaman saya di Kampung Lumbung Hotel, Batu.

Turon Jejer, tersedia 16 kamar dengan beberapa tipe.

 


Kunjungan Pertama

Perkenalan saya dengan hotel ini sebenarnya masih terkait dengan sepeda. 2013 lalu kami pernah membawa Hutchinson UR Team (sekarang berlabel: Polygon UR Team) menginap di hotel ini. Kala itu UR Team masih beranggotakan Mick & Tracey Hannah, Fabien Cousinie, Guillaume Cauvin, dan favorit saya: Holly Feniak 😁. Agenda kami waktu itu mengambil gambar untuk Video team pertama kali UR Team kerjasama dengan Polygon.

Masih ingat video berikut? ya beberapa bagiannya diambil di Batu – Malang, termasuk di Kampung Lumbung Hotel.

Ok, saya tidak cerita banyak tentang agenda kala itu, kali ini saya bahas hotelnya saja.

 


Kunjungan Kedua

Kebetulan awal tahun ini saya ingin sekali ambil cuti untuk liburan singkat bersama keluarga. Istri memilih ke Batu, alasannya karena akan menghemat cost dan jaraknya dekat, hanya sekitar 80 KM atau sekitar 2,5 jam dari Surabaya. Spontan saja saya teringat dengan hotel ini, tak butuh lama saya langsung tarik hape dan buka Traveloka, pencet..pencet.. dan booked! Jadi sudah lebih dari 4 tahun, saya baru main lagi ke Kampung Lumbung Hotel, lumayan bernostalgia lah.

Sesuai namanya, Hotel ini bergaya “kampung”, berkonsep ramah lingkungan, Bangunan didominasi menggunakan kayu dengan pondasi batu & beton. Bahkan kayu-kayu tua/bekas digunakan lagi untuk tujuan konsep eco-friendly yang telah dipilih hotel ini. Mereka mendesain dengan sempurna, Brader akan menjumpai rumah-rumah tua khas jawa yang sangat sederhana namun artistik.

Memanfaatkan kayu-kayu bekas bernuansa Jawa.

Area hotel ini cukup luas, ada sekitar 2 ha, lanskap terbagi untuk bangunan hotel, kolam renang, area parikir yang luas, dan jalanan yang mengakses ke beberapa lokasi. Beberapa cottages dibuat dengan desain yang berbeda. Cottages tersebut ibarat rumah-rumah penduduk, benar-benar seperti miniatur kampung yang sangat rapi, bersih, dan asri.

Brader yang menyukai lingkungan alam & pedesaan benar-benar akan menyukai hotel ini.

 


Pilihan Kamar

Berlokasi di Batu, lebih dari 850 meter diatas permukaan laut dengan rata-rata temperatur 20C (informasi dari websitenya) Brader bisa memilih beberapa pilihan kamar jika mau menginap disana. Seperti hotel pada umumnya mereka menyediakan 2 lantai kamar dengan beberapa tipe: Deluxe, Deluxe Premier, dan Superior. Total ada 16 kamar di dalam 1 bangunan bernama Turon Jejer. Hehe.. menarik ya namanya. Diambil dari bahasa jawa, Turon artinya tempat tidur, sedangkan Jejer adalah berjajar, jadi maksudnya adalah “tempat tidur berjajar”.

Pilihan menginap masih tidak hanya itu, masih ada beberapa cottages yang akan membuat Brader seperti tinggal di rumah pedesaan, total ada 13 Cottages.

 

Kampung Lumbung Hotel berlokasi di area dengan tanah yang berkontur, membuat suasana pedesaan di pegunungan semakin kuat. Untuk mengakses beberapa lokasi, Brader akan melewati jalan yang naik-turun. Maka tak salah jika bangunan seperti lokasi pertemuan & resto-nya menggunakan konsep split level. Mereka memanfaatkan banyak anak tangga untuk mengakses lokasi tertentu.


Baca juga: MENGENAL RUMAH SPLIT LEVEL


Bangunan yang dimanfaatkan untuk tempat pertemuan dan lokasi breakfast

Kalau tema liburan Brader “back to nature”, hotel ini kami rekomen banget. Kebanyakan traveller datang ke Batu tujuannya untuk mendapatkan udara segar dan melepas penat, goals ini akan tepat banget kalau memilih Kampung Lumbung Hotel.


 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: