NGINTIP DITRA PRANATA LATIHAN ENDURANCE

“Lagi latihan mas, di Parang Tritis”, sahut Ditra ketika kami hubungi by phone. Seperti biasanya, sering kami menghubungi Ditra, jawabnya hampir selalu “sedang latihan”. Ditra termasuk atlit yang konsisten latihan untuk menjaga fisiknya tetap prima dan meningkatkan kemampuannya. Seperti biasanya, kami menanyakan kabarnya dan sedang aktif kegiatan apa. Ngobrol santai, sore itu Ditra menjelaskan aktifitasnya.

 

“Saya lagi latihan road mas, untuk menjaga kemampuan endurance biar siap kapan saja kalau ada yang nantang balapan. hahaha…”, guyon Ditra.

 

Base kami di Surabaya, sedangkan Ditra ada di Jogja. Salah satu dari kami selalu menyempatkan bertemu ketika ada yang ke Jogja. Senang kami berkawan dengan Ditra, ngobrol tentang kompetisi downhill, tentang sepeda, dsb. Pria yang terlalu murah senyum ini ga segan-segan berbagi ilmu kalau ada siapapun yang bertanya, terlebih tentang sepeda.


Baca juga: DITRA PRANATA, ELITE DOWNHILL RIDER


Kenapa Ditra latihan Roadbike?

Jawab Ditra, “Latihan untuk kompetisi itu macem-macem mas, endurance atau daya tahan salah satunya. Buat downhill, latihan endurance ga harus pake MTB, menggunakan roadbike dibutuhkan sebagai alternatif karena punya ritme, mengatur pernafasan dan manajemen power yang berbeda. Bahkan ga hanya dengan sepeda, berenang dan running juga perlu. Kedua adalah tentang keseimbangan, melatih keseimbangan tubuh, refleks untuk seimbang, melatihnya bisa menggunakan media macam-macam. Ketiga, dengan roadbike saya bisa dapet view yang berbeda, ga harus di gunung terus seperti latihan downhill atau all mountain, jadi bikin ga bosen latihan

Amunisi Ditra selama perjalanan sejauh 35 km.


Trus persiapan dan bekalnya apa?

“Gak ribet kok mas, sebelumnya harus cukup dengan karbo untuk mendapat energi. Kemudian selama perjalanan supaya tidak sampai dehidrasi, cukup sedia air. Prinsipnya air, tapi beberapa orang menggantinya dengan isotonik karena dipercaya akan cepat menggantikan cairan tubuh. Kalau pakai isotonik, karena botol kemasan isotonik tidak sesuai dengan bottle cage pada frame sepeda, saya biasanya memindah air ke dalam Tupperware”, jelas Ditra. OK brader setuju, tinggalkan air minum kemasan, karena plastik botol yang terkena panas tidak menjamin kemurnian air. Selain desain yang keren, Tupperware X-Treme Bottle menjaga kemurnian air sehingga tetap sehat dikosumsi.


btw sepeda-mu itu apa Brader Ditra?

“Hehe.. bingung ya mas?, itu Polygon Helios C8 yang saya repaint, keren kan? Cocok kan, Helios seri C digunakan untuk endurance”. Ahh.. Ok sorry udah mau mulai gelap nih, sorry ganggu latihan, silahkan lanjutken! “Sama-sama mas brader!”, pungkas Ditra.

 


Baca juga: MILLENNIAL MUSTI BAWA BEKAL!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: