REVIEW: THRILL VANQUISH ELITE 2018

Sepeda gunung dengan tipe hardtail di pasar Indonesia memiliki rentang harga dan model yang sangat bervariasi. Banyak brand lokal maupun dari luar negeri yang bermain di segment ini, karena selain dianggap sesuai dengan kebutuhan pesepeda tanah air, MTB Hardtail juga memiliki nilai ekonomis baik sisi fungsi maupun harga. Thrill adalah salah satu brand sepeda di Indonesia yang serius menggarap market ini. Meluncurkan lineup sepeda MTB Hardtail berjenis cross country (XC) dalam berbagai seri, kali ini Braderian berkesempatan menjajal salah satu line-up Thrill Vanquish Elite yang merupakan lineup teranyar di tahun 2018 ini. Yeahh!


Frame
Bahan Alloy seri 6061 menjadi pilihan untuk Thrill Vanquish ini. Dilengkapi fitur seperti tappered head-tube yang membuat bagian depan pada frame lebih rigid dan stiffness meningkat, sehingga akan memberikan efek pengendalian sepeda yang lebih presisi. Thrill Vanquish Ellite 2018 ini sudah dilengkapi dengan internal cable sehingga tampilan lebih pro dan rapi. Oversized downtube akan membuat frame meredam getaran kecil tanpa menambah bobot yang berarti.

Berbalut warna kuning matte menjadikan frame sepeda ini lebih outstanding, cocok buat brader yang suka warna mencolok.Warna yang catchy juga akan lebih aman di track karena memiliki visibility yang baik bagi pengendara yang lain. Vanquish terdapat tambahan bike stand sehingga memudahkan peletakan sepeda dimanapun berad, atau kalau brader tidak membutuhkannya tinggal copot saja.


Parts
Mengadopsi sistem percepatan 3X10 dengan beragam pilihan part drivetrain yakni Shimano, Prowheel dan Sunrace. Shifter deore seri M610 dengan sistem percepatan 10speed dan 3speed yang untuk mekanisme shifter depan bisa di set 3 atau 2 speed dengan sangat praktis, tinggal mengklik tombol kecil dibawah shifter untuk men-setnya menjadi 2 kali atau 3 kali tarikan.

Rear Derailure memakai shimano deore dengan tipe long cage ditambah sprocket shimano HG 11-36T cukup memberi banyak variatif rasio gear dengan paduan crank prowheel dengan sistem outboard bearing atau banyak dikenal goweser Indoensia dengan sebutan “Hollowtech” dengan konfigurasi gear 22-32-44T cukup memberikan variasi operan beragam untuk melibas berbagai macam obstacle khas XC. Brakeset memakai Shimano seri M315 dengan dipadu rotor 160mm centerlock yang terpasang di hub shimano non series dengan rims ownbrand dari Thrill dan ban Deli Tyre 27.5×210 cukup memberikan handling yang cukup responsif.

Part di sektor kokpit masih memakai ownbrand dari Thrill dengan handlebar dan stem khas sepeda XC yakni panjang 680mm dengan stem 50mm cukup memberi kendali yang bagus diatas sepeda meski Braderian masih kurang nyaman dengan handgrip velo tanpa lock yang cukup merepotkan karena ketika lama dipakai akan selip dari handlebar, mungkin brader bisa memakai opsi upgrade grip handlebar dengan model griplock. Untuk bagian sadel dan seatpost masih memakai ownbrand dari Thrill namun Braderian cukup apresiasi dengan sadel ownbrand dari brand DDK yang menempel di Thrill Vanquish, size dan shape sangat nyaman untuk melibas medan XC dipadu dengan seatpost diameter 30,9 dan panjang 350mm.


Ride On!
Pertama membuka sepeda ini dari kardus ekspetasi awal Braderian adalah Stiff, hal ini karena melihat bagian downtube yang cukup besar dengan kombinasi toptube yang lebih ramping dan shape yang agak menjorok kedepan pada bagian steerer fork. Itu cukup memberi gambaran awal dan dengan bobot fullbike di angka 13kg-an kami anggap cukup impresif mengingat pasokan part yang di beberapa sektor memang cukup berotot. Namun anggapan soal bobot menjadi sedikit sirna dengan peforma handling Vanquish Elite ini, cukup bagus dari segi handling di jalan datar maupun diajak di medan menanjak. Peredaman maksimal dari fork Suntour XCM dipadu dengan fungsi dari downtube yang cukup besar itu memberi sensasi peredaman di medan berbatu makadam dan cukup memiliki peforma lebih di medan turunan tanpa kehilangan traksi di roda depan dan belakang.

Fork Suntoru XCM coil memang cukup berotot untuk tipe fork coilspring, dengan sistem damping sederhana dipadu setup preload adjuster sehingga brader bisa memilih setup apa yang cocok untuk fork ini dan jangan kuatir mekanisme lockout untuk mengunci sistem kompresi fork juga tersedia walau cukup kurang resposif soal kecepatan pengunciannya, namun cukup efektif.

Isu bobot bisa diimbangi dengan peforma sepeda yang malah Braderian rasa cukup ringan saat test menanjak, tanpa kehilangan traksi roda depan karena bantuan geometeri shape toptube yang agak condong kedepan dan itu cukup impresif. Namun yang menjadi catatan Braderian soal Thrill Vanquish Elite ini adalah keberadaan bikestand di bawah FD yang cukup menambah bobot dan kurang nyaman jika diajak bersepeda di medan terjal karena kuatir tersangkut akar atau rumput, kalau brader tak suka bisa dilepas kok namun sedikit susah karena harus menggeser dulu FD sebelum menjangkau baut bikestand.

Dengan sistem inner cable yang menurut braderian sangat rapi menjadikan tampilan sepeda menjadi lebih bersih dan simple, namun tetap jangan lupa untuk selalu mengecek beberapa bagian seperti jalur kabel di bagian bawah BB, karena bagian itu biasanya akan sering terpapar kotoran yang dikuatirkan akan menyusup ke dalam frame. Namun selebihnya cukup impresif.

Kesimpulan akhir untuk Thrill Vanquish Elite ini cukup impresif jika diajak bermain di lintasan khas XC seperti persawahan, jalan makadam ringan dan aspal sekalipun, soal bobot sepeda mungkin Brader perlu mempertimbangkan upgrade untuk sepeda berbandrol 5,5 juta ini kalau dibutuhkan namun spesifikasi bawaan pabrikan menurut Braderian sudah cukup. Peforma di medan menanjak dan menurun sama baiknya dan siap diajak ngebut, namun bagian buritan sempat terjadi flex pas diajak cornering curam namun tak terlalu signigfikan. Good Job Thrill!


Specification:
FRAME ALLOY 6061 TAPERED INNER KABEL SHIFTER DAN BRAKE
FORK SUNTOUR XCM 100MM LOCK
SHIFTER DEORE 3X10SPD
BRAKE SHIMANO M315 HYDROLIC
FD SUN RACE 3SPD
CRANK PROWHEEL HOLLOW 2 42/32/24T
RD DEORE 10SPD M610
CHAIN YBN
SPROCKET SUN RACE
HUB FREEHUB SHIMANO 32H CENTERLOCK
RIM ALLOY DOUBLE WALL 32H
DISC SHIMANO 160MM CENTERLOCK
TIRE DELI 27.5X2.10
SPOST THRILL 30.9MM
HBAR THRILL 700MM
STEM THRILL 31.8X60MM
  1. namun bagian buritan sempat terjadi flex pas diajak cornering curam namun tak terlalu signigfikan. Good Job Thrill!

    yg di maksud flex itu apa om mohob penjelasaan . soalnya sy masih awam

    Disukai oleh 1 orang

    Balas

    1. Flex artinya lentur. Dalam kondisi tertentu (saat pemakaian dan berbenturan dengan objek lain seperti permukaan tanah atau bebatuan), sebuah rangka sepeda akan mengalami masa lentur. Jika rangka sepeda terlalu flex, maka pengendalian sepeda akan menjadi kurang presisi. Sepeda akan terasa limbung. Sebaliknya jika frame lebih stiff (kaku), maka rider dapat mengendalikan sepeda lebih presisi. Semoga bisa membantu menjelaskan.

      Suka

      Balas

  2. Wah… thanks om penncerahannya

    Suka

    Balas

  3. Beli di mana wilayah jateng terutama semarang . Lagi cari ini.

    Suka

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: