MENGENAL RUMAH SPLIT LEVEL

Brader saya ingin berbagi wawasan di Braderian.co. Pekerjaaan yang baru ini membuat saya sering travelling ke luar kota, dalam 1 bulan minimal 3-4 kota saya kunjungi. Saya sangat menikmati kunjungan dari satu kota ke kota yang lain. Melihat suasana kota, mencari tau sejarahnya, menemukan apa yang khas di kota tersebut, memberikan wawasan tambahan dalam perjalanan hidup saya. Aspek visual mendominasi daya tarik saya, salah satunya saya senang mengamati tata kotanya, desain tempat yang saya kunjungi, arsitekturnya apakah itu rumah, hotel, cafe, dll. Salah satu yang ingin saya sharing kali ini adalah pengenalan saya terhadap bangunan berdesain split level.

Membaca dari beberapa referensi dan kesimpulan dari pengalaman yang saya lihat, Rumah split level saya terjemahkan sebagai gaya rumah inovatif dimana setiap lantai saling tergantung, terdapat lantai yang secara level ada pada ketinggian setengah dari lantai yang lain. Jika dilihat tangganya, maka biasanya ada tangga yang menyambungkan dua lantai dengan ketinggian level yang berbeda. Adapun ciri yang lain biasanya ditandai dengan:

    • Ada sebagian atap yang rendah dari atap yang lain.
    • Bangunan cenderung berbentuk persegi.
    • Facade (muka rumah) asimetris.
    • Garasi yang integrated. Garasi adalah bagian yang sering dimanfaatkan beratap rendah, sehingga bisa diintegrasikan dengan ruang yang lain.
    • Sebagian loteng biasanya digunakan sebagai ruang penyimpanan atau ruangan yang lebih kecil namun fungsional.
    • Pada tanah yang berkontur, biasanya ada ruangan yang sebagian berada di setengah atau dibawah permukaan tanah.
    • Biasanya terdapat pemanfaatan material kayu atau besi untuk membuat level.
    • Cenderung berkonsep minimalis.

Foto: Pinterest. Ballard Remodel by Grouparchitect (CONTEMPORIST).

Untuk semakin memahaminya saya juga menghubungi salah satu teman berprofesi arsitek yang juga aktif di arsitag.com, Evan Kriswandi. Singkat saya menanyakan melalui IG, “Rumah dengan konsep split level itu gimana ya bro?”.

Cekatan dia menjawab, “rumah yang punya ciri ada lantai yang naik setengah level. Biasanya dibuat untuk tujuan memperluas lantai, atau karena kondisi kontur, atau secara fungsi supaya penghuninya tidak capek naik turun 1 lantai full, bahkan bisa jadi hanya karena alasan estetika”, jawab Evan via IG messenger.

Supaya gampang saya cerna, Evan mengirimkan beberapa gambar contoh bangunan split level, berikut salah satunya:

Split level – cross section. Foto: Pinterest.com

Semakin clear dengan penjelasan brader Evan, kemudian saya lanjutkan kembali browsing ke beberapa situs dan youtube.

Split level - cross section - Pinterest 2

Contoh desain interior rumah split level. Foto: Pinterest.com, Ippei Shinzawa


Keuntungan rumah konsep Split Level. Semakin saya cerna maksud konsep ini, semakin saya menemukan keuntungan dari rumah yang menerapkan konsep split level.

Memperluas space, terciptanya tambahan ruangan karena adanya peninggian lantai otomatis juga menambah luasan bidang lantai. Konsep ini akan efektif kalau diterapkan dengan penataan ruang yang mendukung tujuan memperluas ruang. Bentuk perabot dan layout-nya juga harus mendukung menciptakan ruang yang lebih luas. Ketinggian masing-masing lantai harus disambungkan dengan perencanaan yang matang, jangan asal sambung. Brader musti mempertimbangkan banyak aspek seperti fungsi apa ruangan tersebut, perabot apa yang akan ada di ruangan tersebut, bagaimana sirkulasi udara, dll. Estetika dan fungsi sebaiknya balance.

Menghemat biaya. Menggunakan konsep split level, rumah bisa Brader desain tidak memerlukan partisi atau pintu khusus, karena seluruh ruangan hanya dipisahkan dengan ketinggian lantai yang berbeda, jadi akan menghemat biaya.

Desain yang unik! Mendesain dengan konsep split level akan membuat Brader berpikir lebih inovatif. Bagaimana merekayasa akses rumah, ruangan, fungsi, pencahayaan, dll. Jika Brader berhasil, maka rumah yang unik & inovatif akan Brader dapat. Pasti tidak gampang memikirkannya, belajar paling mudah adalah sering-seringlah browsing! Bagi saya, youtube, instagram, dan pinterest jadi aplikasi andalan saya belajar banyak hal.

Masih dengan keuntungan konsep split level, keuntungan yang lain adalah sirkulasi udara yang baik. Konsep akan membuat langit-langit rumah Brader menjadi lebih tinggi dan luas. Biasanya ada bagian ruangan yang langit-langitnya dibuat lebih tinggi dari yang lain, sehingga akan menjaga sirkulasi udara lebih sejuk. Contohnya seperti desain berikut:

sumah split level - idesignarch-com

Konsep split level juga cocok untuk area yang berkontur. Foto: idesignarch.com

Cocok untuk pemukiman urban. Bagi Brader yang tinggal di perkotaan, lahan yang sempit merupakan kendala umum yang sering dihadapi kaum urban. Sebut saja beberapa ukuran perumahan saat ini biasanya 6×15 dan 8×12, Brader yang ingin merombak rumah, konsep ini sangat cocok untuk lingkungan perumahan.

Area berkontur miring lebih efisien menggunakan konsep split level. Brader yang tinggal di lahan berkontur tentu akan menjadi pekerjaan lebih jika harus meratakan lahan. Solusi yang lebih efisien adalah dengan menyiasati bangunan mengikuti kontur yang ada. Rumah split level membuat pengolahan lahan berkontur yang lebih efektif.


Dalam kesempatan yang lain, minggu lalu saya menghabiskan cuti 2 hari untuk berlibur bersama keluarga. Kami pilihlah salah satu hotel yang dulu pernah saya inapi di tahun 2013 lalu, yakni Kampung Lumbung di Batu, Malang, Jawa Timur. Desainnya menggunakan konsep split level, saya ingin membahasnya dalam tulisan pada kesempatan yang lain di braderian.co.

Tunggu ya.. Salam Braderian!

Salah satu section bangungan di Kampung Lumbung Boutique Hotel. Foto: Fendi/Braderian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: