POPO ARIO RACING SCHOOL

“Popo Ario Racing School”. Tanpa memberikan tambahan informasi yang panjang pada judul artikel, bagi kalangan downhill enthusiast sepertinya judul ini sudah “terlalu kuat” memberikan bocoran bahwa braderian akan berbicara apa dalam artikel kali ini. Nama Popo Ario sudah terlalu kuat melekat di hati & pikiran di kalangan penggemar atau profesional downhill. Ini mengapa kami sementara mengurungkan post lebih awal tentang profile Popo Ario Sejati, melainkan lebih memililh membahas Popo Ario Racing School terlebih dahulu, sembari berharap dan menunggu momen tepat bisa ngobrol santai dengan jawara downhill Popo Ario Sejati.


Pamitra Bike Park, menjadi salah satu trek favorite Popo Ario Racing

Dalam sepeda banyak orientasi yang bisa ditemui, mulai yang hanya untuk bersenang-senang atau sarana rekreasi atau orientasi ke ranah prestasi. Untuk yang terakhir ini memang cukup memiliki tempat tersendiri bagi penggiat sepeda dengan beragam cabang nomor dan genre di sepeda yang bisa mendulang prestasi, dan jika berbicara soal prestasi pasti akan membahas soal latihan dan jika membahas latihan selalu menekankan metode dan bentuk pelatihan yang pas dan sesuai. Jika meruntut itu semua tak salah jika munculnya akademi atau ibarat sekolah untuk menggebleng porsi dan bentuk latihan untuk meningkatkan peforma dan ujungnya pasti soal prestasi, jika di beberapa cabang olahraga banyak mengadopsi bentuk pelatihan tersebut ke dalam suatu wadah bermuatan pendidikan layaknya sekolah, dan itu juga ada di olahraga sepeda.


Baca juga: ASIAN GAMES 2018: PERSIAPAN TIM PELATNAS DOWNHILL


Tak banyak akademi atau sekolah balap sepeda yang ada di Indonesia, namun tak dipungkiri banyak dari mereka yang berhasil dalam hal prestasi baik di dalam maupun luar negeri. Namun seperti olahraga yang memiliki kuantitas tak sebanyak beberapa olahraga lain tentu sekolah balap seperti ini tak banyak gampang ditemui disekitar brader. Popo Ario Sejati, atlet sepeda gunung nomor Downhill yang mulai merintis sekolah yang dikhususkan untuk pembalap atau rider sepeda gunung terutama nomor downhill membagikan sedikit cerita ke Braderian soal project yang sejak beberapa bulan ini cukup mendapat respon bagus bagi penggiat olahraga ekstrem ini. Berdomisili di kota Malang tepatnya di Sawojajar, Popo Ario Racing membuka kelas pelatihan bagi beberapa atlet yang biasa turun di race Downhill seperti IDH yang merupakan ajang prestisius downhill di Indonesia.

“Saya ingin menyalurkan ilmu dan pengalaman saya selama ini di dunia sepeda terutama downhill, mungkin banyak yang ingin belajar tentang bersepeda yang benar dan ingin berprestasi di sepeda” tutur Popo kepada Braderian beberapa waktu lalu.

Bentuk pola latihan yang sistematis, menekankan pada aspek ketahanan, power dan teknik menjadi sangat penting dan selalu ditekankan pada peserta didik Popo Ario Racing. Bagaimana cara teknik bersepeda dalam kompetisi yang benar, teknik, dan latihan fisik menjadi fokusnya. Termasuk bagaimana mengatur pola makan yang baik dan bergizi sesuai dengan kebutuhan asupan nutrisi atlet.

Membangun fisik & mental, menjadi kombinasi latihan yang proporsional di Popo Ario Racing

Perencanaan sekolah balap Popo Ario Racing ini sudah direncanakan sejak 2016 lalu, namun karena beberapa faktor, owner yang juga merangkap PNS di Kantor Kemenpora ini memulai projectnya tersebut pada 2017. Dengan nama harumnya, hingga saat ini sudah jalan beberapa atlet yang dibina dari beberapa kelompok usia seperti Youth dan Junior untuk mematangkan persiapan mereka menghadapi kompetisi.

“Perkembangan olah raga sepeda gunung semakin baik, banyak bermunculan calon penerus di youth dan junior yang potensial. Saya merasa bertanggung jawat dengan turut membantu mempersiapkan sejak dini dengan pola latihan yang benar dan sistematis sebari bekal mereka.” lanjut Popo.

Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman akan pola latihan selama menjadi atlet, Popo percaya akan memberi manfaat buat anak didiknya. Popo senang, apa yang dia ajarkan bisa diserap dengan gaya mereka mereka masing-masing. Popo menempatkan diri sebagai sahabat, partner, dan pelatih sehingga mereka bisa terbuka memberikan feedback, hal ini sangat membantu Popo dalam mengembangkan potensi masing-masing anak didiknya.

Foto: Popo Ario Sejati. Balap sepeda itu tidak hanya cepat, namun harus ada keseimbangan hard-skill dan soft-skill.

“Setiap individu pasti memiliki kemampuan dan potensi yang berbeda, tinggal tugas kita memaksimalkan semua potensi yang ada dan terus mengurangi kelemahan”, jelas Popo.

Misalkan ada seorang yang cepat bisa menyerap ilmu teknik-teknik mengendalikan sepeda & emosi, namun masih lemah pada fisiknya, maka kami harus memperkuat fisiknya. Atau sebaliknya, ada yang sudah memiliki kekuatan fisik yang bagus, namun masih kurang dalam mengendalikan emosinya, maka kami akan membangun kepercayaan dan kendali dirinya, sebisa mungkin beberapa faktor tersebut harus balance. Popo senang, beberapa individu binaannya menunjukkan progress yang positif, terlihat pada torehan prestasi pada ajang kompetisi.

Bentuk latihan teknik biasanya Popo mengajak langsung ke lintasan downhill disekitar seperti di Klemuk/Batu, Tutur Welang, atau di Pamitra Bike Park dengan metode latihan untuk menghadapi race sesungguhnya seperti timed training dengan catatan waktu atau beberapa pengasahan teknik balap yang cepat dan efisien karena balap downhill menekankan pada catatan waktu. “Kalau bisa direduksi lebih cepat sepersekian detik maka akan sangat bagus ketika turun di race” tutup Popo kepada Braderian.

Secara periodik, Popo bersama anak didiknya berlatih di lintasan downhill

Komunikasi yang singkat ini menambah wawasan kami, siapa seorang Popo Ario Sejati, yang tidak hanya menyumbang prestasi Indonesia di kancah internasional, namun juga berkomitmen mengembangkan disiplin olahraga sepeda gunung di Indonesia. Bagaimana Brader? tertarik untuk mengikuti program latihan di Popo Ario Racing? kontak saja lewat Instagram @popoarioracingschool.

Foto: Dok Braderian (Popo Ario Racing School)

Baca juga: KEN GHAIZAN: LITTLE BRADER YANG MENGINSPIRASI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: