TIPS MENAKLUKKAN TANJAKAN

Hampir sama seperti obstacle jalan menurun, bagi sebagian pesepeda medan menanjak dengan berbagai elevasi kerap menjadi momok tersendiri ketika bersepeda baik roadbike maupun MTB. Menaklukan medan tanjakan memang harus menggunakan teknik yang tepat, latihan cukup, dengan jam terbang mumpuni agar menuntun sepeda bukan solusi final.

Lewat ngobrol singkat Braderian dengan salah satu atlet MTB Nasional yakni Ditra Pranata beberapa waktu lalu menyebutkan, pengelolaan nafas dan tenaga ketika melewati jalur menanjak merupakan kunci utama sukses tidaknya melewatinya. Dikatakan sukses bukan berarti ketika ujung tanjakan digapai tanpa melakukan menuntun melainkan setelah melewati ujung tanjakan brader masih memiliki cukup tenaga dan recovery untuk melahap sisa panjang lintasan yang akan dilalui. Berikut tips dan trik agar handal di melahap tanjakan:

Perhatikan Jalur dan Atur Tenaga
Pandangan mata lebih baik sering melihat ke depan. Jika brader sudah paham betul karakter lintasan dan jalur yang akan dilewati, seperti kapan menanjak, datar, ataupun menurun maka brader bisa menentukan porsi tenaga yang akan digunakan serta tau kapan waktunya recovery setelah lelah menanjak. Jika belum pernah atau tidak tahu sama sekali medan yang akan dilalui maka atur tenaga sedemikian rupa sehingga tak mengalami “overheat” di tengah lintasan. Pengelolaan tenaga adalah kunci suksesnya.

Jaga Ritme Kayuhan.
Sebagian pesepeda pasti akan melakukan shifting/operan ke gear paling atas atau menaikkan posisi rantai ketika memulai di medan menanjak. Ini memang wajar dan disarankan seperti itu untuk mengetahui elevasi tanjakan tersebut apakah “ramah” terhadap kayuhan kita. Namun yang perlu dicatat adalah ketika sudah seperempat bahkan setengah jalan jangan terlalu konstan menggunakan gear ringan ketika di tanjakan, oper sedikit demi sedikit ke gear berat namun jangan sampai terlalu membebani kaki sobat Braderian. Karena jika terlalu asyik di gear ringan akan mengurangi kecepatan di tanjakan. Memang terasa berat dan mungkin bagi beberapa pesepeda akan mengernyitkan dahi sembari berkata, “Kami bukan atlet yang mengejar kecepatan di tanjakan dan ini bukan balapan kok”. Wajar jika berkata seperti ini, namun toh tak ada salahnya jika melatih pedaling dan endurasi di medan menanjak dengan trik seperti ini.

Atur Posisi Badan!
Medan menanjak memang berbeda dari medan menurun terutama dari segi body waving. Jika di medan menurun disarankan untuk memundurkan posisi tubuh di atas sadel sedikit ke belakang, berbeda dengan ketika menanjak. Posisi badan usahakan sedikit maju atau kalau bisa duduki di bagian ujung sadel yang tentunya untuk menghindarkan ban depan terangkat karena kehilangan traksi akibat posisi badan masih normal seperti melibas medan datar. Mengayuh dengan posisi berdiri sangat dianjurkan untuk menambah daya dorong ketika menanjak, namun tidak bisa dilakukan dengan durasi yang agak lama karena pasti akan lebih banyak menguras tenaga. Maka atur saja posisi tubuh yang pas ketika di tanjakan!

Perhatikan Kondisi Sepeda
Untuk yang satu ini harap sangat diperhatikan sebelum brader bersepeda, dengan mengecek beberapa komponen vital di sepeda yang mendukung ketika akan diajak menanjak dan pastikan dalam kondisi prima dan siap diajak menanjak. Seperti cek modulasi rem, kondisi rantai, ban dan system pengoperan yang berfungsi dengan baik sehingga terhindar dari masalah di lintasan.

Jangan Gengsi
Main sepeda kalau hanya sekedar bermain saja tanpa dibarengi latihan atau setidaknya pembiasaan akan membuat kapok, terbukti dengan beberapa kasus hanya untuk mengejar ego sendiri nekat memaksakan diri sehingga menimbulkan hal fatal terutama bagi tubuh. Sejatinya bersepeda mencari kesehatan namun jika kasus pemaksaan diri tanpa mengontrol kemampuan diri sendiri akan memberikan hal yang sebaliknya. Latihan repetisi atau pengulangan di medan menanjak dengan berbagai elevasi nampaknya menjadi hal yang patut dilakukan selain sebagai “pembiasaan” juga untuk meningkatkan kemampuan diri sendiri. Berlatih dengan porsi yang menurut tubuh anda nyaman dan aman, jangan terlalu mengejar ego jika kondisi fisik dan tenaga tak lagi memungkinkan. Sebisa mungkin atur proses recovery selama latihan ini agar terhindar dari kejadian over training.

Itu tadi sedikit tips dan trik dari Braderian tentang bagaimana menanjak yang baik, namun perlu diperhatikan bahwa tips ini tidaklah baku bagi semua pesepeda, gaya bersepeda setiap orang pasti berbeda apalagi ketika berada di tanjakan. Namun paling tidak sedikit memberi gambaran bagi yang belum paham cara menanjak yang benar dan mungkin dengan tulisan ini sobat Braderian bisa mendapat riding style versi masing-masing.

Keep pedaling Braders! (23)

Photo: Doc Braderian
Rider: Ditra Pranata
Apparel by Pvr GalleryBike

  1. Selalu suka dengan artikel Braderian. Tambah wawasan buat newbie kayak saya 🙂

    Suka

    Balas

    1. Thank you brader.. semoga postingan kami selalu bermanfaat. Terima kasih membuat kami lebih bersemangat!

      Suka

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: