TIPS MEMILIH HUBSET

Sepeda pada dasarnya merupakan suatu kumpulan mekanisme berputar yang saling terkait satu sama lain. Maka tak heran jika semua yang menyangkut tentang komponen yang berputar menjadi sangat vital di sepeda, tak terkecuali sistem penggerak poros roda yang dikenal dengan istilah hubset. Poros yang menjadi titik tumpu berputarnya roda setelah rims menjadi krusial karena akan mempengaruhi banyak peforma di sepeda, baik di medan on maupun offroad sekalipun.

Brader pasti memiliki pandangan banyak soal komponen satu ini, mulai dari bermacam merk, tipe, maupun spesifikasi nya yang sangat melimpah di pasaran yang tentu beragam dari sisi harga maupun peruntukan. Braderian mencoba membagikan beberapa tips untuk bagaimana dalam memilih hubset yang sesuai. Berikut kriteria yang menentukan hubset sesuai dengan brader atau tidak!

1. Bahan
Hubset yang beredar di pasaran saat ini beragam jenis bahan dan hal ini juga sesuai dengan peruntukan hubset tersebut untuk dipasang dan dipakai di sepeda apa. Mulai bahan besi dan chromoly yang memiliki karakter bobot yang berat namun untuk beberapa kegunaan seperti BMX freestyle menjadi sangat penting karena bahan solid seperti chromoly dan besi menjadi titik penting dalam melakukan manuver dan trik dalam BMX Freestyle. Hal ini menyangkut soal durabilitas, walau bobot yang jadi pertimbangan.

Braderian Hub Sepeda 1

Aluminium atau Alloy jadi opsi yang paling banyak dipakai di hubset genre apapun di sepeda saat ini, berbekal profil bahan yang ringan dengan pertimbangan harga yang beragam bergantung spek bahan alloy tersebut menjadikan bahan alloy banyak jadi pilihan produsen hubset untuk lineup produksi mereka di berbeagai genre sepeda. Jika dua bahan diatas merupakan produksi dalam jumlah besar dan dengan rentang harga yang bisa dikatakan masih cost friendly untuk brader, dua bahan terakhir disini yakni carbon dan titanium menjadi sangat ekslusif dan tentu memberi effort lebih di dompet atau bahkan saldo ATM. Kedua bahan ini memiliki karakteristik berbobot ringan, namun memiliki durabilitas yang sangat bagus, jadi tak heran jika kedua bahan ini banyak dipakai di hubset untuk peruntukan mengejar bobot tanpa mengorbankan sisi kekuatan utama. Tak banyak produsen yang memproduksi bahan carbon atau Titanium di lineup hubset mereka dan banyak yang memilih logam aluminium atau besi.

2. Spesifikasi.
Memilih hubset juga harus tau spesifikasinya dulu apakah cocok dan tidaknya dipasang di sepeda brader, jangan sampai bernasib merana karena gara-gara beda spek dengan frame atau fork yang berakibat hubset jadi percuma terbeli. Diantaranya adalah spek AS atau poros pengunci roda dan hubset memiliki spesifikasi seperti apa? Sejauh ini ada beragam tipe kuncian roda yang diatur dengan satuan TA (Thru Axle) mulai jenis TA10 dan 12 untuk roda belakang serta TA 10, 15, dan 20 untuk roda depan yang tentu harus disesuakan dengan ukuran dropout frame dan fork. Selain Thru Axle, yang menjadi PR dalam mencocokan spesifikasi hubset adalah jumlah lubang spoke dengan rims, sejauh ini pakem 36 lubang sudah mulai ditinggalkan produsen hubset dan rims dengan pertimbangan bobot. Namun pakem 32 menjadi paling banyak dipakai selain spesifikasi bawaan pabrikan yang memang merakit wheelset utuh dengan jumlah lubang 24, 26, ataupun 28 yang tentu akan sangat mengurangi bobot tanpa terlalu mempengaruhi peforma.

Braderian Hub Sepeda 2

Selain pemilihan spesifikasi di bagian ukuran dropout, hub freehub memiliki bermacam ukuran yang mengakomodir lebar bagian dropout fork dan buritan frame. Ada istilah “Wider is Stiffer” menjadi point penting di beberapa genre memakai beragam ukuran hub freehub dan yang terbaru dengan standart Boost yang memiliki panjang hub sekitar 148mm dan itu harus compatibel dengan spek frame dan fork brader jika tak ingin menyesal karena salah beli.

Hardware.
Mekanisme hub freehub pasti berhubungan dengan konsep ilmu fisika soal putaran, semakin besar resistensi putaran semakin memberatkan putaran dan menjadikan energi kayuhan kurang efisien jika digunakan untuk mengejar peforma akan terasa tidak efektif. Sejauh ini mekanisme bearing menjadi inti jantung mekanisme di hub freehub, dengan beragam jenis dan kualitas bearing menempel yang berkorelasi dengan harga dan merk hub. Seperti bearing berjenis sealed dan loose bearing yang terdapat di hub merk Shimano, dan juga dengan dengan grade bearing yang berbeda-beda.

Braderian Hub Sepeda 4

Shimano mengklaim teknologi cup and cone di hub mereka mampu menahan gaya lateral yang kurang bisa diakomodir dengan sealed bearing, namun kelemahan sistem ini harus dipasang kembali secara presisi untuk tetap menjaga peformanya dan bahkan bisa lebih “waterproof” dibanding sealed bearing sekalipun. Grade bearing pun ada macam jenis mulai grade 25, 10, 4 dan bahkan 0 yang merupakan grade tertinggi di bearing menjadikan resistensi bearing lebih minim dan efisien di tiap putaran roda dan energi yang dikeluarkan.

Selanjutnya yakni sistem enggangment rachet di body freehub, pernah dengar mitos hub yang bagus itu nyaring suaranya? Itu memang hanya efek brainwash dari merk hub macam Chris King atau DT Swiss yang memiliki suara khas dan keras. Suara itu timbul dari gesekan antara pelatuk di body freehub dengan rangkaian rachet yang saling “klik” untuk handling yang lebih baik, freehub yang bagus bukan dari suara tapi dari seberapa rapat dan banyak jumlah “klik” freehub di satu putaran roda, semakin banyak semakin bagus di handling.

Perhatikan pula spesifikasi hardware body freehub! Beberapa tidak kompatible untuk tingkat percepatan atau merk drivetrain tertentu seperti SRAM 11 dan 12 speed yang perlu penggantian body freehub tipe XD, namun jika memakai Shimano atau SRAM NX tak perlu mengganti body freehub untuk mengakomodir 11 tingkat percepatan di sprocket.

Nah itu beberapa tips memilih hub dan freehub yang sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi, beragam merk dan harga beredar di pasaran yang tentu harus disesuaikan dengan budget. Namun tak salah juga jika brader menginvest lebih banyak di sektor hub ini, toh part ini yang berperan besar di setiap kayuhan sepeda dan tentu makin bagus makin nyaman bukan?

/Braderian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: