FACTORY VISIT: POLYGON BIKES

Polygon adalah salah satu Brand yang paling populer di Indonesia. Beruntung, Braderian kali ini punya kesempatan berharga berkunjung di pabrik sepeda terbesar di Indonesia yang berdiri sejak 1989. Pabrik yang terletak di Kawasan Industri Wadungasih, Buduran, Sidoarjo ini memiliki dua plant untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi baik pasar lokal maupun mancanegara.

Sebelumnya kami review sebentar, tipe/line up apa saja yang sejauh ini populer dimiliki oleh Polygon adalah. .


Sekilas jagoan Polygon

Sierra mungkin sempat menjadi tipe Polygon yang paling populer. Sierra adalah sebuah city-bike yang hampir selalu dilengkapi keranjang depan & carrier di atas roda belakang. Meski sekarang ini Polygon lebih banyak dikenal sebagai salah satu produsen sepeda gunung terbaik, di tahun 2000an masyarakat Indonesia lebih mengenalnya sebagai produsen “sepeda keranjang” terbaik. Bisa jadi waktu itu nama Sierra lebih dikenal ketimbang nama Polygon. Tak heran, Polygon pernah merilis iklan Sierra di TV di sekitar tahun 2001.

Upaya Polygon dikenal agresif sejak dari dulu, inovasi demi inovasi terus dikembangkan. Roadbike sempat dikembangkan jor-joran di sekitar tahun 2005-2009, Helios menjadi cukup pupuler di waktu itu. Kompetisi nasional & internasional sempat menjadi andalan PT. Insera sena untuk memperkenalkan brand-nya.

Menurut kami, MTB adalah salah satu tipe yang dikembangkan paling konsisten & dan terus bergerak maju. Tak heran sekarang konsumen sudah sangat familiar dengan line-up versi hobies sampai proffesional. Sebut saja; Xtrada, Siskiu, Collosus, hingga Xquarone.

 


Menyusuri Pabrik Polygon

Sudah banyak artikel atau video yang memberitakan tentang proses produksi di pabrik Insera Sena, kali ini kami mencoba tampilkan dari sisi yang lain..

braderian factory polygon material alloy

Headtube yang masih RAW, Polygon memproduksi mandiri setiap elemen pada frame.

Brand Polygon sendiri sudah melegenda di pesepeda Indonesia dan Asia Tenggara yang pada beberapa tahun belakangan membidik pangsa eksport baik Asia, Eropa, Australia dan beberapa di Amerika.

Mendapatkan informasi di pabrik, rata-rata jumlah produksi per hari bisa mencapai 900 unit. Jumlahnya bisa naik atau turun mengikuti serapan pasar. Hebatnya, Insera sena mendistribusikan produknya di pasar lokal & internasional. Dikala pasar domestik sedang lesu, terkadang ada pasar di internasional yang sedang kuat, begitu juga sebaliknya, itu yang menyebabkan jumlah produksi mereka lebih stabil dan digenjot terus meningkat

Setiap produksinya, sepeda dibagi menjadi beberapa baris conveyor untuk manajemen produksi yang efektif dan efisien. Pemilihan bahan yang berkualitas, ditambah proses quality control yang ketat membuat hasil produksi yang berkualitas.

Braderian potong pipa insera sena

Pipa adalah bagian yang kami lihat paling raw. Dari lonjoran pipa yang kira-kira sekitar 3-4 meter per batangnya, kemudian dipotong potong menjadi bagian kecil sesuai kebutuhan, ini adalah bagian paling awal dalam proses produksi. Beberapa bagian kemudian dibengkokkan menggunakan bend machine.

braderian welding las polygon insera

Bagian welding adalah bagian yang menurut kami paling seru, kerena membuat kami menebak-nebak dan penasaran yang membuat muncul banyak respon, “ini bagian apa ya?, ini bakal jadi sepeda apa ya?, wow mereka mengaitkan setiap bagian pipa sangat presisi!”.

Ada beberapa parts pipa kecil yang mungkin dipasok dari luar atau dikirim dari bagian produk yang lain. Contohnya seperti headtube atau bagian tube lain yang menggunakan teknolofi hydroforming. Kami tidak melihat proses hydroforming di dalam pabrik tersebut.

Tampak juga mesin CNC (Computer Numerical Control) untuk membentuk logam yang lebih spesifik. Contohnya seperti parts linkage atau drop-out.

Mereka sangat piawai memainkan las. Proses alignment dibutuhkan untuk memastikan penyambungan yg akurat. Bahan mentah aluminium-alloy atau besi dibentuk dan dipotong sedemikian rupa sesuai bentuk frame sepeda yang akan diproduksi.

Berikutnya ada proses threatment untuk ratusan frame pada hari itu. Dipisahkan antara untuk logam alloy dan untuk steel, threatment ini sendiri merupakan salah satu rumusan rahasia pabrik. Setiap pabrik memiliki cara yang berbeda. Threatment ini bertujuan untuk melekatkan partikel logam yang disambungkan dalam proses welding sebelumnys supaya menjadi satu kesatuan yang utuh, sambungan lebih kuat, dan persiapan sebelum proses coating (cat).

Sayangnya kami tidak boleh ambil gambar di bagian produksi yang dirasa sangat rahasia, cool!

braderian, quality control insera sena frame sepeda

Kami Bangga! karena seluruhnya ditangani oleh SDM lokal.

Bagian yang menurut kami juga keren banget adalah di Warehouse tempat mereka menyimpan parts seperti group-set, ban, rims, handlebar, hingga bagian terkecil seperti sekrup.

Insera Sena punya sistem pengelolaan parts yang canggih, semua udah computerize. Tersimpan dalam rak yang sekitar 10 meter tinginya, parts sepeda bisa diambil dan ditaruh dengan sistem robotik, keren!

Masuk ke proses berikutnya adalah pengecatan. Nahhh! di sinilah baru kami melihat banyak tipe bahkan Brand lain yang diproduksi di Insera Sena. Yup, Pabrik pemilik brand Polygon ini mengerjakan produk OEM (Original Equipment Manufacturer). Mereka mengerjakan merek lain dan di export ke mancanegara. Haha.. penasaran ada Brand apa saja di sana? Rahasia! Kami tidak diizinkan memotret dan publikasikan.

Bagian pengecatan juga sarat dengan teknologi. Mereka telah membangun fasilitas yang membuat cat bisa melekat dengan sempurna dalam waktu yang singkat. Conveyor yang terus berjalan membawa ratusan frame itu hanya berhenti saat istirahat Brader, bayangkan bagaimana setiap proses bisa berjalan efektif mengikuti kecepatan conveyor tersebut, hal ini yang membuat kami berdecak kagum. Cat dasar, threatment, penempelan stiker, cat final, dll bisa berpadu dalam setiap detik, ini Woww banget!

frame coating braderian polygon insera sena

Kamu pecandu sepeda? ini bagaikan surga dunia! Haha … baaaanyak!

Berikutnya pada proses assembly yang dibagi menjadi beberapa line dikerjakan secara handmade dan profesional. Setiap detik adalah nilai, 1 line berjalan, dikerjakan tenaga terampil dgn cepat. Kami lihat ada beberapa line, salut!

pabrik sepeda insera sena braderian

 

braderian pabrik polygon strattos s7

Roadies pasti mengenalnya, meski masuk pada entry level carbon bike, Strattos S7 dikerjakan secara khusus. 1 sepeda dikerjakan oleh 1 tenaga ahli, Ruangan ini untuk merakit tipe high end. Bisa jadi, kedepan Strattos dikembangkan dalam keluarga high-end, who knows?

polygon sepeda pabrik bend rv braderian

Bend RIV, sepeda touring terbaru Polygon! Jadi pada proses produksi terdapat sepeda sample yg dipajang sebagai acuan kelengkapan sepeda.

sepeda pabrik braderian

Jajaran sepeda sample yang dilakukan cek dan penyesuaian komponen.

box insera sena polygon pabrik braderian

Siap diantar ke dealer polygon di segala penjuru dunia. Kami juga banyak melihat merk lain, namun tidak diizinkan dokumentasikan. Kami surprise dan bangga, merk ternama di luar juga diproduksi di sini.

test lab pabrik sepeda

Fatigue Test, pengujian kekuatan frame pada produk prototype atau sebelum masuk produksi. Frame diberikan tekanan pada kekuatan tertentu selama ribuan kali pada durasi dan kecepatan tertentu. Beberapa bagian pada frame dilakukan test ini. Jika ada potensi crack, maka frame didesain ulang. Proses ini adalah pengujian yang melibatkan mesin, selebihnya sepeda juga diuji oleh tim internal Polygon bahkan oleh Atlit proffesional.

polygon logo lama braderian

Boom! kami temukan Polygon dengan logo lama, legend!

Photo: Braderian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: