MENGAPA PILIH 27,5″ ?

Sebagian orang masih bertanya-tanya mana yang lebih baik, 26″, 27,5″ atau 29″? Menurut kami, ketiganya adalah sebuah preferensi. 

Seperti halnya ada orang yang suka Kopi Toraja, yang lain suka Kopi Medan, dan yang lain lagi suka Kopi Bali! artinya ketiganya sebenarnya sama-sama enak, tergantung preferensi tiap orang. Setuju tidak?

Namun kadang karena sebuah “tren” atau karena kepentingan industri, konsumen digiring menyukai pilihan tertentu, seperti sekarang ini tren wheel-size 27,5 yang telah melanda sejak 2 tahun lalu! Apa untungnya pakai 27,5″? salah satunya karena 27,5″ lebih ringan! benarkah?

MENGAPA PILIH 27,5″ ?

LEBIH RINGAN

Singkatnya, kami mencari data dari beberapa produsen sepeda, termasuk juga membandingkan dengan beberapa pihak lain yang melakukan eksperimen. Jika secara umum berat total (wheel, tire, & inner tube) dihitung, roda dengan ukuran 27,5” hanya 5% lebih berat dibanding 26”, dan lebih berat 11% untuk 29”. Artinya wheelsize 27,5″ memiliki toleransi yang lebih menguntungkan! (cek di infografik). Kami pun setuju, 27,5″ atau 650B … lebih ringan!

Selisihnya sangat kecil, namun jika brader bersepeda dalam keperuntukan kompetisi, atau bersepeda yang sangat menguras energi seperti bermain all mountain, atau brader hanya ingin sepeda lebih ringan, tentu sekecil apapun untuk mengurangi beban itu juga dibutuhkan.

Cek artikel: MENGAPA PILIH 27,5″ (2)

Jangan lupa ini baru salah satu variabel, kami akan bahas benefit yang lain … stay tune \m/

  1. […] Cek juga artikel: MENGAPA PILIH 27,5″ (1)? […]

    Suka

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: