KENAPA ADA SEPEDA MAHAL?

Membaca salah satu komentar follower di Polygon Bikes ID, brader tersebut terheran-heran dengan salah satu postingan yang mencantumkan harga sebuah sepeda.. dan berkomentar “Kenapa kok harga sepeda bisa semahal gitu?”

Polygon XQUARONE EX8, Sepeda enduro dengan teknologi suspensi mutakhir, seharga Rp.82.000.000

Pertanyaan itu sungguh wajar, sangat sering kami mendengarnya, karena harga sepeda bisa menjadi 4x lipat harga sebuah motor matic, bahkan seharga mobil! izinkan kami berbagi opini secara singkat.

Harga sebuah sepeda (terutama yg mahal) dipengharuhi oleh beberapa faktor:

MATERIALS
Sepeda mahal saat ini didominasi bermaterial carbon. Carbon tentunya lebih mahal daripada aluminium. Bayangkan jika sepeda motor matic brader terbuat dari carbon, pasti lebih mahal juga! Masih ada yang lebih mahal lagi yakni Titanium. Mahal, tapi brader akan dapat kompensasi berupa sepeda yang super ringan, stiff, comfort dan tentunya desain yg lebih fleksibel.


KOMPONEN
Harga komponen juga berpengaruh besar terhadap harga keseluruhan. Semakin ringan, mekanis yang lebih baik, konstruksi yg lebih baik maka semakin mahal. Sepeda dengan komponen kasta atas seperti Shimano Di2 dimana menggunakan motor elektrik untuk shifting bisa menambahkan harga lebih dari 20jt dari harga sepeda finalnya. Buset! Belum lagi jika part lain seperti wheelset & spoke carbon, steering carbon, seatpost carbon atau terdapat mekanis remote, ahh harganya makin lariii susah dikejar!

MASS PRODUCTION DAN RISET
Sepeda genre/tipe tertentu tidak diproduksi massal sebanyak sepeda motor. Tentu ini yang membuat production cost jauh lebih mahal! Faktor ini cukup memberi peran yang membuat sepeda mahal. Bayangkan sepeda downhill seperti Polygon Colloaus DH9 atau Giant Glory, untuk riset development saja sudah menghabiskan puluhan ribu dolar, sudah risetnya mahal ditambah produksinya hanya puluhan unit saja, ini yang membuat harganya melambung tinggi. Dalam riset tidak hanya sekedar memikirkan secara teknis mengenai produk itu sendiri, tapi juga harus membiayai Atlit dan segala kegiatan mereka termasuk kompetisi dunia.


SERAPAN PASAR

Serapan pasar yang kecil juga membuat manufaktur tidak memproduksi unitnya banyak, sehingga juga membuat harga lebih tinggi. Lalu kenapa manufaktur memproduksi sepeda yang serapan pasarnya kecil? Ada banyak alasan, biasanya mereka harus menproduksi tipe tertentu untuk membangun brand image sekaligus sebagai uji pasar jika ada potensi yang lebih menguntungkan di masa depan. Misal mereka memproduksi e-bike, supaya terbangun image bahwa brand sepeda tersebut inovatif. Atau ada yang memproduksi tipe unik hanya supaya membangun image bahwa brand tersebut memiliki line-up yang sangat luas. Membangun brand image itu mahal brader.

Polygon meluncurkan Pedelec Bike (E-Bike) dengan harga unitnya Rp.36.000.000

Jadi sepeda apa dan harga berapa yang patut Brader bayar, pilihlah dengan bijaksana, buah mangga buah pepaya, ada harga ada rupa

🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: