FRAME SEPEDA, ASLI ATAU PALSU?

ACM, KW, Grade Ori Super, Generik, Replika dan sederet istilah “bahasa mengelabuhi” lainnya biasa digunakan oleh oknum-oknum yang menjual atau menawarkan barang palsu. Termasuk yang biasa sobat Braderian di line up merk-merk terkemuka di “dunia pesepeda”, mulai part berbentuk headset sampai menyebar ke apparel dengan merk-merk terkenal (dan mahal).

Pernahkah sobat Braderian menemui merk-merk seperti Ritchey, Full Speed Ahead (FSA) dan Enve dibuat versi palsunya? Banyak berkeliaran di jagat maya maupun beberapa toko-toko sepeda. Mirisnya lagi pemalsuan dengan embel-embel istilah ACM (All China Manufactured) ini merambah parts dengan bahan baku pembuatan serat carbon, malah bagus? Yang ada pemalsuan itu akan sangat berbahaya dalam hal keawetan dan safety part itu ketika dipakai. Jika komponen kecil macam headset spacer atau topcap saja tak begitu masalah, namun jika part palsu tersebut adalah handlebar, seatpost bahkan frame akan lain ceritanya dan sangat berbahaya.

Berikut penjelasannya.
Carbon Fibre atau biasa disebut serat karbon biasa dipakai di beberapa industri sepeda sebagai bahan baku top level produksi mereka, serat karbon sangat mudah dibentuk sesuai keinginan selain karena massa bahan tersebut juga sangat ringan (bahkan dengan titanium sekalipun). Bahan ini dipakai mulai di headset spacer sampai frame sepeda, maka tak heran di awal millennium banyak manufaktur sepeda dunia mulai meliriknya. Dengan proses lay up sebagai penentu kualitas karbon namun harus dibayar dengan peralatan dan mesin yang tak murah, menjadikan bahan ini begitu “wah” bagi sebagian pesepeda.

Lalu apa yang membedakan carbon dari merk asli dengan “abal-abal”? PROSES LAY UP. Proses ini yang menjadi kunci dan rahasia pabrikan peracik parts berbahan carbon, karena sebagian besar bahan mentah berasal dari satu produsen carbon fibre asal Jepang yakni Toray. Perhitungan lay up lembar demi lembar serat karbon dibentuk sedemikian rupa sehingga bagian-bagian mana yang membutuhkan lebih banyak dan lebih sedikit lembar karbon. Itulah kenapa bagi yang pernah merasakan carbon ACM akan mengalami hal aneh seperti bagian-bagian tertentu kurang stiff/kaku, layup amburadul dan bahkan retak di bagian-bagian vital.

Bagaimana cara membedakannya?
Kalau ini sedikit gampang-gampang susah, apalagi beberapa waktu lalu banyak frame roadbike merk ternama seperti Pinarello, Specialized, Trek, Time, dan Cervelo banyak dipalsukan dengan tidak bisa dibedakan jika tidak dibelah framenya dan dilihat lay up di dalamnya. Yang pasti ketika sobat Braderian membeli parts berbahan carbon usahakan di toko atau penjual terpercaya dan tentu pertimbangkan dari segi harga, karena biasanya carbon-carbon ACM akan mematok bandrol jauh di bawah harga pasaran. Tetap teliti dan waspada serta jangan mudah tergiur iklan dan istilah-istilah apapun, karena “safety is important”. (23)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: